Senin, 01 Oktober 2012

PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA

Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, psikologi lintas-budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok: keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku terjadi. Definisi ini relatif sederhana dan memunculkan banyak persoalan. Sejumlah definisi lain mengungkapkan beberapa segi baru dan menekankan beberapa kompleksitas. Namun secara umum psikologi lintas budaya adalah salah satu bagian dari psikologi yang merupakan kajian mengenai persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik, mengenai hubungan-hubungan di antara perubahan psikologis dan sosio-budaya, ekologis, dan perubahan biologis, serta mengenai perubahan-perubahan yang berlangsung dalam perubahan-perubahan tersebut. Banyak sekali kaitan psikologi lintas budaya dengan disiplin ilmu yang lain. Adapun contohnya sebagai berikut Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Psikologi Sosial, selain berbicara mengenai bagaimana menghadapi kelompok dengan kelompok, psikologi social ini juga mempelajari antara kelompok dengan individu, bagaimana individu dapat beradaptasi dengan budaya, ekologis, norma, dan etika-etika yang dimiliki masing-masing daerah yang tentunya memiliki budaya yang berbeda. Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Psikologi Kepribadian, bagaimana individu yang memiliki percampuran budaya memiliki kepribadian yang unik yang seakan-akan mencampurkan berbagai macam budaya dan menjadi karakteristiknya yang selama perjalanan hidupnya budaya itu hidup berdampingan semisalnya orang tua.
Kemudian di bahas pula mengenai Perbedaan Psikologi Lintas budaya dengan Psikologi Indegenous , Indigenous Psychology merupakan suatu terobosan baru dalam dunia psikologi yang mana merupakan suatu untuk memahami manusia berdasarkan konteks kultural/budaya. Perbedaannya adalah psikologi lintas budaya lebih memahami tentang karakteristik individunya dengan etnik tertentu namun psikologi indigenous lebih mendalami mengenai masalah yang di timbulkan oleh individu dari etnik tertentu. Setelah itu ada pula Perbedaan Psikologi Lintas budaya dengan Psikologi Budaya. Psikologi budaya adalah interdisiplin ilmu tentang manusia yang bertujuan untuk mengembangkan beberapa disiplin, khususnya antropologi (satu kesatuan dengan linguistik) yang bermanfaat untuk menganalisa lingkungan sosio-kultural (makna dan sumber-sumber “forms of life”) dalam semua itensionalisme dan kekhususan mereka; dan psikologi (satu kesatuan dengan filosofi) yang bermanfaat untuk analisis tentang person dalam semua intensionalitas dan historisitasnya. Perbedaannya adalah psikologi budaya sangatlah kompleks membahas tentang bagaimana budaya itu bisa ada, apa yang mempengaruhi, bagaimana kehidupan sosialnya dsb. Dan yang terakhir adalah Perbedaan Mengenai Antropologi dengan Psikologi Lintas Budaya. Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Perbedaannya adalah Antropologi lebih memusatkan pada penduduk yang merupakan masyarakat tunggal, tunggal dalam arti kesatuan masyarakat yang tinggal daerah yang sama, antropologi mirip seperti sosiologi tetapi pada sosiologi lebih menitik beratkan pada masyarakat dan kehidupan sosialnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar